*Lumos solem
" kepada Tuhan kukabarkan pedih tabiat umat ciptaannya "-24
mungkin tak dia dengar doa kami selepas subuh dini hari,
sedang sibukkah kau ?
kami tau kau tak Tuli,
namun, apakah selepas kau dengar lalu hanya kau abaikan saja yang terapal tadi ?
sedang marahkah kau dengan kami ?
ciptaan mu yang hanya bisa memaki saat doa nya tak kunjung terealisasi.
kadang kalut lalu ragukan ke agungan mu yang absolut.
Kau, doktrin yang di bubuhkan orang tua yang kami kenal serba Maha .
semenjak kami injak bumi dan mulai di dongengi untuk mengimani .
maafkan kami selalu buatmu sakit hati,
kala ego ini membarbar kepada Kau pencipta Semesta ini.
semestinya mudah saja kau bisa ambil nyawa bagi yang rajin memaki.
namun kau memang bukan pendendam seperti kebanyakan dari kami.
masih biarkan kami introspeksi, dibebaskan menata diri.
akan tetapi,
jangan kau kira keterbebasan ini tak menyiksa kami,
tak kau gertak bukan berarti kami tak bisa mati.
sebagian dari umatmu sekarang ini lupa akan fitrah yang hakiki.
menghalalkan segala cara mengancam sesama dari kami yang tak terlihat 'islami'.
ada juga yang mengimani selain kamu,
Tuhan bagi mereka kini serupa materi.
apa kini kau tak benar benar sakit hati , Tuhan ?

No comments:
Post a Comment