saya,
satu daripada ribuan followermu
yang menstalking timelinemu diam-diam.
saya sedang suka dengan perempuan di linimasa
yang kali ini mulai mengabaikan ..
---------------------------------
hingga tak mampu buatku berujar,
memikirkan cara bagaimana berusaha meneruskan kata hati,
namun ternyata malah mengimplimentasikan nya melalui cemas berlebih,
kala linimasa seringkali menjadi bahan cemburu pasti,
hanya bisa memandangi, lalu gerutu semakin menjadi.
setelah ini, kutahu bakal nestapa hati.
ada baiknya lelaki kurus yang hanya mampu menutur kalimat ini,
perlahan mundur daripada diharuskan menempuh resiko yang pada akhirnya
bakal saling tercederai .
toh kamu juga tak suka lelaki kurus macam ini,
lalu bagaimana saya bisa berharap kau bakal memberikan isi hati?
ini bukan pula tutur putus asa, hanya sadari diri.
saya suka kamu, namun terlalu gengsi untuk membicarakan isi hati.
saya menepi mulai saat ini,
tak berharap lebih daripada sekedar membicarakan drama direct messages .
namun masih dalam diam mengamati, sementara ini.
sekali - kali berharap kau akan berbalik dan memberi senyum lagi,
prove to me that you care,
pasti akan kuamini.

Kalau kata tak mampu kau ucap
ReplyDeleteKalau rasa tak mampu kau urai
Kalau mimik mu susah terbuka
Kalau inginmu belum ada tanda
Tanda di mana inginmu belum tercapai
Bersabarlah
Ingat..........
Tuhan tidak pernah tidur
TegaRlah