14/01/2012

Si pemilik senyum pagi







*Dissendium
"dimana tak akan ku berniat berangus kenangan tentang mu, 
bukan nya tak berani,
hanya saja kamu itu sangat  ber'arti" . -1



ter untuk nona manis di belahan lain bumi tempat ku menulis surat cinta pertama ini.
untuk, si pemilik senyum pagi,
apa kabar kamu?
tak lupa kan dengan ku?
anak sekolahan yang  hari-harinya hanya mampu berdiam,
menipu pandangan guru di sela sela pelajaran, 
mengamati mu,
dalam riuh kelas pagi  hingga lonceng sekolah merajuk untuk memisah : 
aku dan kamu.
*enam tahun silam,


kamu,
dengan banyak kisah yang tak sempat menjadi : Kita
masih kusimpan rapi dalam bilik pandora, yang kunamakan hati.
kamu yang baik dan tak pandai untuk berbohong,
nona cantik namun tak pernah sombong.


hampir enam tahun kita tak pernah saling pandang
keberadaan mu sekarang  pun, 
aku tak pernah tau.

namun yang pasti ,
untuk perempuan baik seperti kamu ,
aku tak pernah sungkan membicarakan nya dengan Tuhan.
masih juga dalam diam ,
menyeka doa ku , menyelipkan nama kamu di baris kedua setelah nama orang tuaku,
agar kamu disana , dimanapun hari ini berada,
akan terjaga,
baik oleh Tuhan mu, ataupun oleh  imam mu .
amiin ...





No comments:

Post a Comment